Corporate Training
Beranda Corporate Training

Pendahuluan

“I do the very best I know how –the very best I can; And I mean to keep on doing so until the end.”
–Abraham Lincoln–

Apa rahasia sukses di balik setiap keunggulan? Salah satu hal yang penting bagi sebuah organisasi dalam diskursus pengembangan organisasi adalah adanya budaya organisasi yang kuat sebagai sebuah identitas dan instrumen pembentukan perilaku anggota organisasi. Marvin Bower, seorang praktisi (pelaku) bisnis sekaligus seorang konsultan manajemen menyatakan budaya organisasi sebagai “the way we do things around here” (Deal dan Kennedy, 2000).

Budaya Organisasi memiliki 3 fungsi,

pertama, organizational Identity, budaya organisasi menjadi sebuah identitas organisasi yang berbeda dari organisasi lainnya. Identitas ini tidak hanya menjadikan sebuah organisasi menjadi khas tetapi identitas ini menimbulkan esprit de corps dari semua anggota organisasi.

Kedua, organizational stability, budaya organisasi akan memperkuat ikatan anggota organisasi kepada organisasinya. Ikatan ini berdampak pada loyalitas anggota organisasi untuk terus menerus memajukan organisasinya. Budaya organisasi akan menjadi sebuah kekuatan pemersatu dan penguat bagi sebuah organisasi di kala krisis.

Ketiga, organizational device,  budaya organisasi membentuk konsensus akan sebuah tata nilai bersama yang akan menjadi pedoman berperilaku sekaligus daya dorong bagi organisasi untuk maju ke depan.

Keempat, organizational commitment, budaya organisasi akan menyatukan komitmen seluruh anggota organisasi kepada sesuatu yang mereka anggap lebih baik, lebih mulia dan lebih bermakna.
Budaya Organisasi dibentuk dari nilai-nilai (values) yang bersifat intangibles. Rhenald Kasali di dalam bukunya yang berjudul Myelin membahas pentingnya peran Myelin di balik proses terbentuknya intangibles. Anda akan menemukan nama-nama seperti Susan Boyle, Danyl Johnson, Pele, Se Ri Pak, Richard Branson, Roberta Guaspari, Gaura Mancacaritadipura, Murtadji, Suklan Sumintapura, Mutiara Djokosoetono, dan Purnomo Prawiro yang memiliki intangibles yang kuat.


Anda juga akan menjumpai perusahaan seperti WIKA, Blue Bird, Toyota, Adira, Dexa, ISS, Bank Mandiri, Merck, dan perusahaan-perusahaan besar lain serta mempelajari bagaimana mereka membangun usaha melalui intangibles. Sebuah temuan yang penting dalam dunia biologi menunjukkan bahwa kita perlu menaruh perhatian pada Myelin sama seperti kita menaruh perhatian pada otak kita.
Apa hubungan antara Susan Boyle (Britain's Got Talent), artis-artis cilik Small Wonders, atlet-atlet cilik China, sepakbola Brasil, cara yang ditempuh Blue Bird untuk "membirukan" Jakarta, dan WIKA yang "memerahputihkan" Aljazair? Dengan memobilisasi Myelin, Anda bisa menumbuhkan intangibles perusahaan menjadi kekuatan perubahan yang amat dahsyat.
Rhenald Kasali memperkenalkan Myelin atau muscle memory yang membuka mata kita bahwa manusia tidak cukup berinvestasi pada otaknya saja, tetapi juga ototnya (muscle) agar ia berorientasi pada tindakan, membentuk budaya disiplin, dan membangun intrapreneuring, tata nilai, serta kinerja.
Brain memory dapat diibaratkan kereta yang hanya mengandalkan sebuah lokomotif di kepalanya. Myelin merupakan rahasia di balik perkembangan talenta manusia dan kesuksesan dunia usaha yang melesat bak kereta api Shinkansen (yang memiliki mesin penggerak pada setiap gerbongnya). Dengan Myelin, seluruh kekuatan dihidupkan agar perubahan bukan sekadar angan-angan.
Dalam konteks Perusahaan yang Bapak/Ibu Pimpin  sebagai perusahaan profesional, maka potensi Corporate Value yang sudah tersosialisasikan dalam kurun waktu yang cukup lama semestinya mampu menjadi Myelin yang efektif untuk menyulap setiap Insan di dalam perusahaan agar menjadi intangible assets yang memiliki energy dahsyat untuk menggerakkan seluruh lini perusahaan dalam satu goal yang sama di dalam tubuh Perusahaan/Instansi yang Bapak/Ibu Pimpin .


PT Inspiera Sinergi Indonesia memberikan pelatihan kepada perusahaan perusahaan yang menginginkan perubahan dalam organisasinya, menaikkan produktifitas, menurunkan operational cost kami senantiasa melakukan beberapa hal sebelum acara pelatihan dilaksanakan, antara lain

a. Presentasi kegiatan dan program yang pernah di lakukan

b. Assestment kegiatan yang akan dilakukan oleh setiap perusahaan

c. negosiasi berkaitan dengan budgeting, lokasi dan sarana prasarananya.

PT Inspiera Sinergi Indonesia memberikan pelatihan berdasarkan problem yang berkembang dari perusahaan mitra kami. Adapun beberapa pelatihan yang kami berikan mengacu pada empat pelatihan dasar kami yaitu :

1. The Way Of Happiness

2. Creating Meaning at Work

3. Manajemen Sabar dan Syukur

4. Manajemen Pikiran dan Perasaan

Keempat program kami diatas merupakan program dasar pelatihan yang akan mendrive beberapa hal berkaitan dengan problem solving pada masing masing perusahaan dan organisasi. Beberapa hal yang bisa diselesaikan dengan program diatas adalah :

a. Manajemen Konflik

b. Team Work

c. Team Building

d. Change Management

e. Communication skills

f. Leadership Skills

g. Negotiation Skills

h. Sales and Marketing

i.  Etos Kerja

j. Motivasi Kerja

k. Stress Management

dan beberapa program yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan problem dari klien.

Selain itu kami juga memberikan pelatihan outdoor activity, Outbound, Rafting, Airsoftgun, Paintball, Coaching and counseling, therapy, gathering dan berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan event management.

Untuk lebih jelasnya silahkan kontak marketing kami.

" Bersiaplah ketika kesempatan datang .

Keberuntungan adalah saat ketika persiapan dan kesempatan bertemu."

- Roy D Chapin "